Telah terlaksana
pelantikan dan rapat kerja Pengurus Angkatan Muda Islam Masjid Al-Muthi’in
Periode 2018-2020 pada Sabtu (15/18) dan Ahad (15/18) yang bertempat di Wisma
Senantiasa, Kaliurang. Acara ini diikuti oleh para calon pengurus AMI
Al-Muthi’in periode 2018-2020 dengan begitu antusias.
Acara pelantikan
Pengurus AMI Al-Muthi’in kali ini mengusung tema “Saatnya Kita Kembali ke
Masjid”. Acara diawali dengan penyampaian materi berupa tausyiah dan motivasi
oleh Bapak H. Daru Lalito Wistoro BE., SE. Beliau menyampaikan bahwa dalam
berjuang di AMI Al-Muthi’in, perlu ditanamkan niat yang ikhlas untuk mencari
ridha Allah SWT. Beliau juga menyampaikan agar para pengurus AMI Al-Muthi’in
nanti dapat menyisihkan waktunya untuk mengurus AMI Al-Muthi’in. Dengan penyampaian
hal tersebut diharapkan para Pengurus AMI Al-Muthi’in dapat mengajak dirinya
pribadi maupun masyarakat umum untuk dapat kembali ke masjid, sesuai dengan
tema yang diangkat pada acara tersebut.
M. Noor Ifan
Hidayat selaku Ketua Umum AMI periode sebelumnya menyampaikan sambutan yang
berisi tentang semangat berjuang di AMI Al-Muthi’in yang harus selalu
dikobarkan. Beliau mengutip dan menyampaikan mengenai salah satu ayat
Al-Qur’an, yakni Surat Muhammad ayat 7. Seusai prosesi pelantikan berlangsung,
Ketua Umum AMI Al-Muthi’in periode 2018-2020, Husain Haikal menyampaikan
sambutannya serta mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pengurus
AMI Al-Muthi’in.
Keesokan harinya,
para pengurus berjalan-jalan mengelilingi Kawasan Kaliurang untuk mencari udara
segar guna mempersiapkan diri untuk prosesi rapat kerja. Rapat kerja terbagi
menjadi dua sesi, sesi pertama untuk membahas program kerja tiap bidang, dan
sesi kedua untuk penyampaian program kerja yang telah dibahas dihadapan seluruh
peserta. Tidak lupa juga para pengurus harian menyampaikan visi dan misi selama
periode ini. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar.
Kami bermohon
kepada Allah SWT agar kami dapat istiqamah dalam berjuang dan senantiasa ikhlas
dalam setiap usaha yang dilakukan. Nashrun
minallah wa fathun qariib.
(hnh)

0 komentar:
Posting Komentar